Celoteh Camar Tolol

Judul posting ini nggak ada hubungannya sama sekali dengan lagunya Bang Iwan Fals, Celoteh Camar Tolol & Cemar. Hanya saja, untuk sementara waktu aku malas berceloteh.

Di blog ini aku sudah berpamitan meninggalkannya. Dan saatnya pula aku minta ijin untuk beranjak pergi dari sini. Aku sudah ada yang lain saat ini.

Cahaya mata mewakili keindahan pun kesyahduan. Buah cahaya mata ada di beranda depan, yang selalu terdepan. Aku nggak ingin banyak berceloteh lagi. Celotehanku hanya semerdu camar tolol…

Selamat tinggal…

Leave a Reply